Senin, 06 Januari 2014

TUGAS 3

TUGAS 3 BAHASA INDONESIA 2
Contoh Tulisan Karya Ilmiah Populer

Mengatasi Mag dengan Tanaman
                                     
Sakit mag sering kali digambarkan sebagai termakannya lambung kita oleh asam lambung. Kalau penyakit ini menimpa, kita akan merasakan sakit luar biasa pada perut atas sebelah kiri. Ternyata beberapa tanaman di sekitar kita punya khasiat mencegah dan menyembuhkannya. 
Sakit mag merupakan istilah yang populer untuk menggambarkan kondisi-kondisi seperti ini: kalau sering muntah agak asam, suhu badan naik, muka pucat, nafsu makan kurang, kalau sedang kosong perut terasa sakit, perih, dan sesak pada bagian atas ulu hati sakit hingga kadang-kadang membuat kita terbangun di tengah malam, buang hajat tidak teratur, terkadang sembelit atau mencret. 
Maag sendiri merupakan kosa kata Belanda yang berarti lambung yang kemudian diindonesiakan menjadi mag. Jadi, sakit mag sebenarnya adalah sakit lambung. Umumnya, penyakit yang sering terjadi pada orang bergolongan darah O ini berupa radang selaput lendir (mukosa), lambung (gastritis), atau luka mukosa lambung (gastric ulcer) yang dikenal dengan istilah tukak lambung (ulcus pepticum). 
Biang keladi penyakit ini adalah zat yang dapat menginhibisi sekresi asam lambung. Misalnya, histamin dan anti-inflamasi non-steroid. Kerja berat, pikiran tegang, tidak tenang, atau kurang tidur juga menyebabkan kadar asam lambung yang tinggi. Sering terlambat makan, kebiasaan minum obat yang bersifat asam saat perut kosong, minum minuman beralkohol, dan mengisap rokok berlebihan juga bisa menjadi penyebab penyakit ini. Demikian pula dengan infeksi bakteri Helicobacter pylory yang dapat menyerbu lapisan submukosa lambung. 
Berdasarkan penyebab tadi, penyembuhannya dilakukan dengan menetralkan asam lambung, mengurangi produksi asam lambung, mengobati infeksi pada selaput lendir lambung, dan mengurangi rasa sakit akibat iritasi selaput lendir atau kekejangan otot dinding lambung. Obatnya antasid, antihistamin, antikolinergik, demulcent (dapat mengurangi iritasi lokal pada tukak lambung, dan secara fisik melindungi sel-sel di bawahnya terhadap kontak dan iritasi dari luar). Khusus untuk sakit lambung karena infeksi H. pylory pengobatannya menggunakan antibiotik. 
Penderita dianjurkan pula untuk makan dalam jumlah sedikit tetapi sering. Selain dengan pengobatan menggunakan obat farmasi, penyembuhan sakit mag juga bisa dengan menggunakan tanaman obat. Dengan mencampur tanaman yang mempunyai sifat demulcent, antasid dan astringent, akan dapat diperoleh sediaan paling baik untuk pengobatan luka (tukak). 

Berikut adalah beberapa resep tanaman untuk mengatasi berbagai gangguan lambung.  

Kunyit (Curcuma longa atau C. domestica) 
Seibu jari rimpang kunyit setelah dicuci, diparut. Parutannya kemudian diberi sedikit air dan diperas. Minum 2x sehari, pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur.  

Lidah buaya (Aloe vera) 
Ambil gel segar dari setengah lembar daun lidah buaya. Gel sebanyak ini diminum untuk sekali minum. Minumlah 2x sehari. Bisa diberi madu secukupnya. Untuk ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi ramuan ini. 

Kamomila (Matricaria recutita) 
Seduh 1 sendok teh bunga kamomila dengan 150 ml air panas, diamkan selama 5 - 10 menit, lalu minum. Ulangi seduhan ini 3 - 4 kali sehari.  

Kencur (Kaempferia galanga) 
Untuk mengatasi sakit mag: 1 jari rimpang kencur dicuci bersih, dikupas, dan dikunyah dengan garam seperlunya. Sesudah halus, telan kunyahan kencur tadi disusul dengan minum air hangat. Lakukan ini 3x sehari.  

Cincau (Cylea barbata) 
Ambil segenggam daun cincau (± 80 g berat basah). Daun dicuci bersih lalu digiling sampai halus. Hasilnya diremas dengan air minum seperlunya dan saring. Agar lekas mengental, beri kapur sirih seperlunya. Setelah menggumpal, makan dengan air gula atau sirup. Lakukan ini 3x sehari, masing-masing sebanyak 2 gelas minum (kapasitas gelas kira-kira 200 ml).  

Meniran (Phyllanthus niruni) 
Cuci dan rebus segenggam daun meniran dengan 3 gelas air dan biarkan sampai tinggal sarinya. Sesudah dingin disaring, lalu diminum dengan madu seperlunya. Lakukan cara ini 3x sehari. Jika lambung kita bermasalah, tidak ada salahnya untuk berpaling ke alam untuk mencari obatnya.

Sumber:
ANALISA:
Menurut saya artikel ini sangat bagus, karena dalam artikel ini dapat memberitahukan yang sebenarnya mengenai penyakit mag. Dalam artikel ini pula memberitahukan bagaimana menyembuhkan penyakit mag yaitu bisa dengan beberapa tanaman seperti; kunyit, lidah buaya, kencur, kamomila, cincau, meniran.



TUGAS 5

TUGAS 5 BAHASA INDONESIA 2

Contoh paragraf pada bidang ekonomi :

1)    Generalisasi
2)   Analogi
3)   Sebab – akibat (kausalitas)

Ø  Paragraf Generalisasi
Masalah kepadatan penduduk selalu menjadi masalah yang dihadapi di Jakarta, itu dikarenakan banyaknya pendatang yang berdatangan untuk menetap ataupun mencari perkerjaan di Jakarta. Menurut publikasi BPS pada tahun 2012 jumlah penduduknya meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini seharusnya menjadi acuhan pemerintah berkerja sama dengan masyarakat untuk mengurangi tingkat kenaikan jumlah penduduk di Jakarta. Banyak sekali cara untuk mengurangi penduduk yaitu ; Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran dan Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.

Ø  Paragraf Analogi
Akuntan BPK menerapkan prinsip pertama dalam etika profesi akuntansi, yaitu tanggung jawab profesi. Akuntan BPK berani bertanggung jawab dengan keputusannya, selain itu akuntan BPK juga menerapkan prinsip kedua yaitu objektivitas, dimana dia dapat bersikap adil dengan tidak memihak kepada siapapun dengan mengungkapkan penyelewengan yang terjadi terhadap bantuan sosial  ke publik. Akuntan BPK juga menerapkan prinsip ke delapan, yaitu standar teknis, karena setiap akuntan harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan.

Ø  Paragraf Sebab – Akibat (kausalitas)

Pemerintah dan Bank Indonesia, selama beberapa tahun ini terus menggaungkan rencana untuk melakukan penyederhanaan mata uang atau redenominasi. Dalam artian menghilangkan deretan angka nol dalam mata uang. Bisa tiga angka nol atau kurang yang dihilangkan. Penyederhanaan mata uang bukan memangkas nilai uang yang dimiliki masyarakat.Penghilangan angka nol dalam rupiah, dilakukan agar masyarakat terbiasa membawa uang pecahan kecil. Seiring dengan bertambahnya inflasi maka masyarakat dipaksa membawa uang dengan dengan nominal besar. Namun akibat dari penyederhanaan mata uang, nantinya uang logam akan muncul lagi padahal saat ini uang logam sudah jarang digunakan. Selain itu jika masyarakat tidak mengenal baik rencana redenominasi tersebut, maka akan menimbulkan inflasi yang tentunya mengganggu kinerja perekonomian Indonesia. 

TUGAS 4

Tugas 4 Bahasa Indonesia 2
Membuat Kerangka Karangan

Judul                              : Terjadinya Inflasi di Indonesia
Kata Pengantar
Daftar Isi 
Bab I : Pendahuluan
1.1.         Latar Belakang
1.2.        Rumusan Masalah
1.     Apa yang dimaksud dengan inflasi ?
2.    Apa macam-macam inflasi ?
3.    Apa efek yang ditimbulkan dari inflasi ?
4.    Apa dampak inflasi dalam perekonomian Indonesia dan kemakmuran masyarakat ?
1.3     Tujuan Penelitian   
BAB II : Pembahasan
2.1     Pengertian Inflasi
2.2        Macam-Macam Inflasi
2.2.1       Inflasi Tarikan Permintaan
2.2.2      Inflasi Desakan Biaya
2.2.3      Inflasi Diimpor
2.3 Pembagian Tipe Golongan dalam Inflasi
2.4 Efek Inflasi dalam Perkembangan Ekonomi dan Kemakmuran Indonesia
BAB III : Penutup
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN



TULISAN X

Antre BLSM Para Warga Saling Desak-Desakan



Terhitung sekitar ribuan warga berdesakan hingga berjam-jam di depan Kantor Pos Nusukan guna memperoleh uang Bantuan Langsung Sementara Masyarakat(BLSM), ini terlihat pada hari awal proses pembagian BLSM di kota Solo, Senin (24/06)

Terlihat juga banyak lansia yang ikut mengantri dengan berdesak-desakan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah tersebut, ada juga ibu-ibu yang ikut turut membawa anak balitanya untuk ikut mengantri. Seorang warga, sebut saja Sukarsimin (80 tahun) sudah tiba di kantor POS, sebelum loket yang disediakan untuk membagi BLSM itu dibuka. Sukarsimin sudah mulai berdesakan dengan para warga lainnya sudah mulai pukul 07.00 WIB. Walaupun, loket kantor POS baru dibuka pada satu jam kemudian yaitu pukul 08.00 WIB.

Setelah mengantri dengan berdesakan kurang lebih dari dua jam, yaitu pada pukul 09.00 WIB, kakek yang bernama Sukarsimin yang juga ditemani oleh anaknya tersebut akhirnya dipanggil oleh petugas untuk menerima uang bantuan tersebut dengan besar nilai Rp.300.000. Jumlah tersebut merupakan uang bantuan  selama 2 bulan. 

"Uangnya akan saya pakai hanya untuk makan sehari-hari saja" ujar Sukarsimin yang hari-harinya hanya menganggur di rumah saja.

Dikatakan oleh Chaerul Hadi selaku Kepala Pos Besar Solo, sebenarnya para warga tidak harus untuk saling berdesakan untuk mengambil uang bantuan tersebut, karena kami dari pihak perantara akan membuka loket pengambilan POS sampai pada pukul 17.00 WIB. 

"Sebenarnya masyarakat yang datang tidak perlu  terburu-buru, dan juga tidak perlu untuk saling berdesakan untuk mengambil uang yang menjadi haknya. Karena layanan ini kami buka sampai pukul 17.00 WIB," ujar Chaerul.

Guna menertibkan proses pengambilan uang tersebut, pihaknya telah membuat penjadwalan pencairan dana  yang dibagi per wilayah. Kemarin, layanan pembagian BLSM ini telah dibuka  hanya khusus bagi para warga Nusukan. Biarpun demikian, bagi warga yang tidak bisa mengambil haknya sesuai dengan jadwal tetap dilayani hingga awal bulan Desember 2013 mendatang.

"Jadi para warga diharapkan untuk tidak perlu khawatir, karena selama punya Kartu Perlindungan Sosial (KPS), warga tidak perlu khawatir uangnya akan hilang," tambahnya.
Ironisnya, warga tak mengetahui bahwa uang BLSM masih dilayani hingga Desember 2013.

"Saya tadi diberitahu dari pengurus RT setempat, kalau hari ini (kemarin) BLSM akan dibagikan khusus untuk warga Nusukan. Jadi saya tahunya ya harus diambil hari ini," kata warga bernama Mini (35 tahun) saat mengantre.

Sumber:
Analisis:

Bisa dibaca pada artikel di atas bahwa warga mengantre dan berdesak-desakan untuk mengambil BLSM. Begitulah warga Indonesia yang tidak bisa tertib selalu saja ingin buru-buru dan akhirnya berdesak-desakan. Mereka tidak peduli dengan orang lain yang terdesak, mereka hanya memikirkan diri sendiri. Padahal tidak usah terburu-buru dan berdesakkan mereka pasti mendapatkan BLSM. Dan kurangnya informasi dari pengurus RT tentang waktu pelaksanaan BLSM ini maka warga-warga hanya berpikir kalau waktu pengambilan BLSM hanya berlangsung sebentar. Mungkin itu salah satu faktor terjadi desak-desakan warga karena takut kehabisan.

Minggu, 05 Januari 2014

TULISAN IX


Dampak buruk kenaikan harga BBMmemang merata hampir ke seluruh sektor industri yang ada di Indonesia. Seperti kejadian tentang para demo buruh yang meminta kejadian upah yang mencapai 50% baru – baru ini. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi mengatakan, para pelaku usaha yang ada di Indonesia menolak untuk mengikuti permintaan buruh untuk menaikan upah mereka yang mencapai  50 persen guna mengikuti dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari pemerintah.

Sofjan memperjelas, bahwasanya kenaikan upah minimum provinsi atau UMP ini bukanlah suatu hal yang menjamin akan meningkatkan produktifitas para buruh yang ada di Indonesia. “Ini menjadi suatu indikasi dan menjadi tanda tanya para pengusaha. Para buruh hanya menuntut, tapi tak diiringi dengan memperbaiki tugas dan pribadi mereke,” kata Sofjan saat diwawancarai di Gedung Permata, Kuningan, Jakarta.

Menurutnya, lebih baik para pelaku usaha untuk menambah peralatan canggih dan mesing daripada harus menambah jumlah buruh dan mengikuti tuntutan para buruh. Pasalnya, sesuai dengan pengalaman, upah yang telah digelontorkan pengusaha untuk membayar para buruh tak berjalan sebanding dengan kinerja para buruh untuk perusahaan.

Terkait dengan tuntutan para buruh untuk menaikan upah pekerja dengan besar 50 persen, ia mengatakan bahwasnya akan di diskusikan terlebih dahulu dengan Dewan Pengupahan dan Lembaga Tripartit. Keputusan baru mereka keluarkan pada tahun depan nanti, dan untuk tahun ini, Apindo terus bekerja untuk mengumpulkan data dan melakukan survey untuk langkah kedepan nantinya.

Disamping itu, tuntutan para buruh ini dinilai terlalu berlebihan dan tak masuk akal. “Tak mungkin untuk naik sampai dengan 50 persen. Jika para buruh menginginkan kenaikan seperti itu, lebih baik cari kerja di luar negeri saja. Di tahun depan saja inflasi kita mencapai 7,2 persen. Mungkin ada kenaikan upah, tapi hanya sedikit di atas itu,” ujar Sofjan menambahkan.

Salah satu contoh para buruh yang menuntut masalah kenaikan upah yang diakibatkan oleh pascakenaikan BBM bersubsidi ini ialah para buruh yang bekerja di kawasan Bekasi. Beberapa waktu lalu, terhitung sekitar ribuan buruh  mendatangi kantor Bupati Bekasi untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) hingga mencapai 50 persen.
Para buruh melakukan demonstrasi di kawasan perindustrian EJIP dan melakukan sweeping di sejumlah lokasi pabrik yang berada di lokasi tersebut.

Sumber:
Analisis:

Saya setuju dengan artikel ini dimana para buruh berdemo karena terjadi penurunan upah. Mereka meminta kenaikan upah kerja 50%. Menurut saya tidak seharusnya buruh meminta kenaikan upah kerja sampai segitu tingginya. Demo buruh untuk menaikkan upah kerja 50% tidak masuk akal, karena tidak sebanding dengan kinerja mereka. 

TULISAN VIII




Dampak Inflasi - Inflasi merupakan kenaikan harga secara bersamaan atau secara terus menerus dalam kurun waktu tertentu. Inflasi disebabkan karena munculnya tiga hal, permintaan meningkat sedangkan barang barang yang dicari terbatas, harga meningkat sedangkan produksinya minim, dan peningkatan jumlah produksi disertai dengan peningkatan permintaan. Dampak inflasi pada pembangunan perekonomian tentu ada. Apa efeknya?

Dampak dari Perekonomian Terhadap Inflasi
Beberapa dampak inflasi terhadap pembangunan perekonomian, sebagai berikut.

1. Investasi meningkat dan mengurangi produksi

Pada waktu inflasi, pemerintah dengan sengaja membuat kebijakan, bank menaikkan tingkat suku bunga dengan tujuan untuk banyak orang yang akan selamat, sehingga uang yang beredar dalam masyarakat akan menurun.


Di satu pihak, ini memang dapat menyelesaikan masalah, yaitu mengurangi uang beredar dalam masyarakat, yang akan meredam inflasi. Tapi di sisi lainnya, masyarakat akan berinvestasi lebih berbentuk deposit daripada bekerja. Sebagian kalangan bahkan berpikir "Kenapa harus repot membuka bisnis? Hanya dengan menabung uang di bank saja sudah beruntung sebab bunga ditawarkan oleh bank saat ini sangat besar".

2. Menurunnya Keinginan Menjalankan Bisnis 

Inflasi mengakibatkan tidak ada kegembiraan di antara masyarakat bisnis. Mereka sudah mengalami trauma oleh inflasi yang melanda ekonomi negara. Mereka khawatir berspekulasi saat membuka bisnis, dan kerugian. Tentu tak satu pun dari pengusaha yang mendambakan untuk menjadi bisnis bangkrut.

3. Meningkatnya Pengangguran

Inflasi menimbulkan sebagian besar baik perusahaan besar dan kecil ke dalam kebangkrutan. Sebagai akibatnya, tentu, pekerja atau pegawai terkena PHK. Mereka menjadi menganggur karena inflasi.

4. Gangguan Psikologis

Tingkat inflasi menimbulkan gangguan psikologis. Seorang pebisnis mengalami kebangkrutan yang Mendadak dapat depresi yang akut dan semuanya karena inflasi.

5. Prospek UKM di Tengah Tingkat Inflasi

Dengan banyaknya perusahaan besar yang "lumpuh" karena inflasi, ternyata untuk sebuah kecil maupun lebih dikenal dengan nama UKM (Usaha Kecil Menengah) pernah berjaya. UKM, tidak tergantung pada modal bank.

Secara umum mereka gunakan permodalan dari uang pribadi. Saat inflasi muncul, mereka tidak memiliki kewajiban harus mengembalikan hutang yang sudah berubah jadi tinggi karena dari bunga tinggi. UKM, tidak lumpuh seperti yang Perusahaan Lainnya.

Inflasi dan Perkembangan Negara

Tidak dapat dihindari inflasi sebagai penyebab stabilitas perekonomian sebuah negara yang diguncang, bahkan kehancuran. Tetapi, selalu peluang di balik kesempitan. Sesungguhnya, bila inflasi hampir seluruh perusahaan besar yang merasa akibat, bahkan tak jarang banyak dari mereka mengalami kebangkrutan. Namun, cobalah melihat, ada pula pengusaha kecil tetap bertahan di ditengah sebuah badai inflasi.

Empat Jenis Inflasi Mayor

Inflasi Demand-Pull :
Tipe inflasi terjadi apabila jumlah permintaan untuk barang dan jasa dalam suatu perekonomian melampaui penyediaan sama saja. Saat suplai tersebut kurang, harga dari barang dan jasa akan naik, menyebabkan sebuah situasi disebut demand-pull inflasi. Tingkat inflasi jenis negatif berpengaruh terhadap perekonomian pasar

Inflasi Cost-Push :
Sesuai dengan namanya, bila ada peningkatan biaya produksi barang atau jasa, ada mungkin ini akan menjadi kenaikan kuat dalam dengan harga dari barang dan jasa. Misalnya, peningkatan gaji akan naik per-unit cost dari produksi dan hal ini akan menyebabkan harga meningkat untuk Produk Terkait. Tingkat inflasi Tipe bisa atau tidak dapat terjadi bersama permintaan-tarik Tingkat inflasi.

Inflasi Pricing Power :
Tingkat inflasi semakin sering dinamakan inflasi administered price. Tipe Tingkat inflasi muncul saat bisnis rumah dan industri memutuskan untuk meningkatkan harga barang dan jasa masing-masing untuk meningkatkan margin keuntungan mereka. Kenaikan harga tidak muncul pada waktu krisis ekonomi dan depresi yang ekonomi dan ketika ada kemerosotan dalam ekonomi.

Inflasi Sektoral :
Ini adalah tipe keempat dari inflasi. Tingkat inflasi sektor muncul bila ada kenaikan harga dari barang dan jasa diproduksi oleh sektor industri khusus. Sebagai contoh, kenaikan biaya minyak bumi secara langsung akan mempengaruhi semua sektor lainnya, yang berkaitan langsung dengan industri minyak.

Sumber:
Analisis:
Dampak inflasi terhadap perekonomian yang pada akhirnya akan berpengaruh kepada tingkat kemakmuran masyarakat, berikut ini dampak negatif dari inflasi:
1. Terhadap distribusi pendapatan ada pihak-pihak yang dirugikan, diantaranya:
a. Iinflasi akan merugikan bagi mereka yang berpendapatan tetap, seperti; pegawai negeri. Contoh, amir seorang pegawai negeri memperoleh gaji Rp. 60.000.000 setahun dan laju inflasi 10%. Bila penghasilan Amir tidak mengalami perubahan, maka ia akan mengalami penurunan     pendapatan riil sebesar 10% x Rp. 60.000.000 = Rp. 6.000.000.
b. Kerugian akan dialami bagi mereka yang menyimpan kekayaan dalam bentuk uang tunai.
c. Kerugian akan dialami para kreditur, bila bunga pinjaman yang diberikan lebih rendah dari inflasi.
Di lain pihak ada yang diuntungkan dengan adanya inflasi:
- Orang yang persentase pendapatannya melebihi persentase kenaikan inflasi
- mereka yang memiliki kekayaan bukan dalam bentuk uang tunai, tetapi dalam bentuk barang atau emas.
2. Dampak terhadap efisiensi, berpengaruh pada:
- proses produksi dalam penggunaan faktor-faktor produksi menjadi tidak efesien pada saat terjadi inflasi
- perubahan daya beli masyarakat yang berdampak terhadap struktur permintaan masyarakat terhadap beberapa jenis barang
3. Dampak inflasi terhadap output (hasil produksi):
- inflasi bisa menyebabkan kenaikan produksi. Biasanya dalam keadaan inflasi kenaikan harga barang akan mendahului kenaikan gaji, hal ini yang menguntungkan produsen
- bila laju inflasi terlalu tinggi akan berakibat turunnya jumlah hasil produksi, dikarenakan nilai riil uang akan turun dan masyarakat tidak senang memiliki uang tunai, akibatnya pertukaran dilakukan antara barang dengan barang.
4. Dampak inflasi terhadap pengangguran
Suatu negara yang berusaha menghentikan laju inflasi yang tinggi, berarti pada saat yang sama akan menciptakan pengangguran. (http://genius.smpn1-mgl.sch.id)





TULISAN VII




Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
 - Sebelumnya di periode Juli – September pertumbuhan ekonomi Indonesia turun 0,2% dari 5,8% ke 5,6% dibanding kuartal sebelumnya. Sementara itu disebabkan menurunnya harga komoditas dan permintaan pasar, terjadi penekanan pada sektor ekspor Indonesia. Ditambah permintaan domestik dipengaruhi melonjaknya harga bahan bakar minyak dan kenaikan suku bunga. Sempat terjadi aksi demo di beberapa daerah yang disebabkan kenaikan BBM ini.

Efek dari ulah investor yang menarik dana segar mereka menjadikan Indonesia dan sebagian besar nagara berkembang lainnya dalam kondisi sulit. Faktor utama nya tak lain adalah banyak prediksi menyatakan bank sentral AS akan mengurangi program stimulus dan akan menaikan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan. Dampak dari  penurunan permintaan domestik dan melemahnya ekspor pada kuartal ketiga tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level terendah sejak empat tahun terakhir.

Kecemasan terhadap menurunnya laju ekonomi dan meluasnya defisit anggaran turut mempengaruhi tindakan investor dalam penarikan dana. Hal ini berdampak terhadap kurs rupiah tahun ini dan menjulangnya harga barang sehingga BI menaikan suku bunga kredit. Puncaknya terjadi kenaikan menjadi 7,25% di bulan September, ini merupakan rekor tertinggi sejak empat tahun terakhir. Para pakar menilai beberapa penyebab ini menjadikan melemahnya tingkat konsumsi domestik dan menggangu laju pertumbuhan ekonomi. Masih di bulan yang sama BI juga menurunkan target pertumbuhan ekonomi dibandingkan prediksi sebelumnya dari 5,8% - 6,2%  menjadi 5,5% - 5,9%.

Sementara itu orang nomer dua di Indonesia, Boediono juga mengatakan ditengah kondisi ekonomi global yang belum menentu cukup sulit bagi Indonesia dapat menyentuh angka pertumbuhan ekonomi diatas 6%. Akan tetapi beliau menegaskan tetap ada keyakinan adanya koreksi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di tahun depan. Pendapat tersebut diungkap saat membuka acara Indonesia Investor Summit di Ritz Charlton, Jakarta, Kamis (7/11). Ditambahkan olehnya sekarang para pelaku usaha diharapkan dapat menerima angka pertumbuhan tersebut mengingat kondisi ekonomi global saat ini.

Terdapat beberapa faktor yang harus di waspadai, diantaranya konsistensi dalam menjaga bertumbuhnya kelas menengah, peningkatan pengelolaan SDA nasional dan yang paling utama adalah menjaga stabilitas situasi politik jelang Pemilu 2014 mendatang. 

Jika Indonesia ingin mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi banyak tugas yang harus dirampungkan oleh pihak pemerintah. Pertama yaitu problema infrastruktur yang sampai saat ini belum maksimal, penyediaan energi alternatif baru dan terakhir pemberantasan korupsi di negeri ini. Bagi bangsa Indonesia tentunya untuk menjalani dan memperbaiki hal yang telah disebut diatas membutuhkan waktu dan proses tersendiri. Sambil mempersiapkan semuanya kita dituntut selalu mengadakan koreksi disana-sini agar tercipta sinergi disemua lapisan sendi perekonomian Indonesia.

Sumber:
Analsis:

Jika ingin Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi para koruptor harus segera dibasmi, karena itu salah satu faktor utama yang membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia menurun. Harus dengan kesadaran diri untuk merubah para koruptor. Percuma saja ketauan korupsi dan di pejara toh di penjaranya juga mereka mendapatkan perlakuan yang nyaman. Menurut saya pemerintah dan presiden Indonesia harus lebih tegas lagi kepada hukum, agar orang-orangnya tidak meremehkan hukum di Indonesia ini.

TULISAN VI

Dampak Globalisasi Terhadap Ekonomi Indonesia



Dampak Globalisasi - Globalisasi ialah bebasnya keterkaitan sosial dan saling membutuhkan antar wilayah negara di dunia bahkan antar manusia sehingga semakin menyempitkan batas - batas antar Negara. Sedangkan menurut Achmad Suparman, globalisasi merupakan suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Maka dari itu timbul harapan kepada masyarakat dan pelaku industri yang harus siap menemui pengaruh yang terjadi dari globalisasi terutama pengaruh globalisasi pada ekonomi Indonesia.
 
Salah satu contoh globalisasi yang bisa kita rasakan saat ini adalah pasar bebas. Tentu hal ini tak terlepas dari pengaruh yang akan ditimbulkan baik positif dan negatif. Pengaruh postif globalisasi diantaranya :
  • Meningkatnya produksi global.
  • Dapat meningkatkan taraf ekonomi suatu negara
  • Mendapatkan lebih banyak modal dan pengetahuan yang lebih baik
  • Terciptanya pandangan yang lebih terbuka di segala aspek kehidupan

Sedangkan pengaruh negative yang akan timbul karena globalisasi adalah sebagai berikut :
  • Meningkatnya tingkat konsumtif masyarakat
  • Tidak tersaringnya kebebasan informasi
  • Berkurangnya nilai budaya lokal
  • Mengganggu Sektor industri
  • Kacaunya neraca pembayaran
  • Mempersulit sektor ekonomi jangka panjang

Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
  1. Semakin sering beroperasinya kapal-kapal tanker yang mendistribusi barang antar negara.
  2. Makin sempitnya ruang dan waktu yang ditandai oleh pesawat telepon, satelit dan internet.
  3. Ketergantungan pasar dan produksi ekonomi di berbagai negara dunia, bertambahnya pengaruh perusahaan multinasional dan organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  4. Bertambahnya intensitas interaksi kultural ditandai berkembangnya media massa.
  5. Melonjaknya problema universal, contohnya masalah lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi dan lain-lain.

Dalam persaingan di era globalisasi, menuntut produk yang dapat menunjukkan kualitas dan kreasinya. Oleh karena itu para pelaku pasar industri diharapkan mau dan mampu belajar memperluas pengetahuan serta berpikiran terbuka dengan tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Mari coba kita lihat bentuk nyata globalisasi ekonomi di Indonesia adalah mulainya CAFTA (China Asia Free Trade Assosiation) beroperasi dimana diberlakukan impor komoditas China. Ditambah lagi berlakunya perjanjian penghapusan tarif impor, disitu dapat kita rasakan betapa pasar saat ini yang dibanjiri oleh produk China. Namun jika kita sadar sebenarnya Indonesia harus bisa belajar dari China. Mereka yang sangat pandai meniru produk dan membuatnya labih baik daripada yang ditiru merupakan kunci keberhasilan China selama ini.

Tak perlu menyalahkan siapapun atas ketidakdigdayaan Indonesia dalam menghadapi pasar global saat ini. Yang diperlukan adalah bagaimana cara kita untuk segera menyadari dan berubah menjadi lebih baik lagi. Jadikan anggapan masyarakat dunia bahawa orang Indonesia kaya akan inovasi, kreasi dan mau bekerja keras serta pantang menyerah bahwa itu semua benar.

Sumber:
Analisis:
Saya membaca artikel tentang solusi globalisasi di link http://sosbud.kompasiana.com/2013/10/20/globalisasi-apa-solusinya-600759.html. Menurut saya solusi ini dapat membantu mengurangi globalisasi yang terjadi di Indonesia.
Globalisasi merupakan kondisi terjadinya perubahan di berbagai aspek kehidupan manusia yang terjadi secara cepat dan mendunia. Globalisasi tersebut dipicu dan dipercepat dengan adanya keterbukaan informasi dan perkembangan IPTEK. Globalisasi ini memiliki dampak dengan meningkatnya tuntutan standar kompetensi yang harus dimiliki setiap orang. Oleh karena itu, dalam menghadapi globalisasi yang lebih berperan untuk mencapai kesuksesan yaitu kekuatan daya pikir, seperti kecerdasan, kreativitas, dan inovasi.
Globalisasi memiliki beberapa indikator, yaitu:
1. Cepatnya perkembangan IPTEK
2. Keterbukaan informasi
3. Persaingan di berbagai bidang usaha
4. Pergeseran budaya dan politik
5. Standarisasi kualitas secara global
Dampak dari adanya globalisasi antara lain:
1. Modernisasi melawan kesiapan mental masyarakat
2. Negera yang kuatlah yang akan mampu menguasai teknologi dan informasi
3. Semakin lebarnya kesenjangan ekonomi dan social
4. Adopsi kultur yang berdampak positif dan negatif
5. Tuntutan yang semakin besar terhadap tuntunan kompetensi pendidikan
6. Semakin tingginya ketergantungan masyarakat terhadap teknologi
Globalisasi juga terjadi di Indonesia. Lalu, apa dampak yang ditimbulkan dengan adanya globalisasi di Indonesia ini?
1. Dampak Positif
  • Informasi semakin mudah didapatkan
  • Semakin terbukanya peluang untuk meningkatkan kompetensi
  • Meningkatnya kesadaran sikap profesionalisme
  • Meningkatnya kreativitas dan inovasi dengan semakin terbukanya iptek
  • Masyarakat semakin kritis
2. Dampak Negatif
  • Kekalahan dalam persaingan global
  • Ketergantungan terhadap Negara lain
  • Cenderung menjadi penikmat (konsumen) dalam perdagangan
  • Pergeseran budaya timur ke barat
  • Berkembangnya sikap egois, hedonisme, mau menang sendiri, anarki, dan sikap negative lainnya
  • Menurunnya rasa nasionalisme
  • Berpikir secara instan, masa bodoh, dan mudah menyerah
Dengan adanya dampak negatif dari globalisasi ini, maka harus ada penyeimbang agar masyarakat tidak sepenuhnya terpengaruh dengan dampak negatif tersebut, yaitu:
· Kecintaan terhadap budaya nasional masih terasa di lingkungan masyarakat
· Nila-nilai spiritual masih sangat berpengaruh dalam masyarakat
· Masih bertahannya sikap gotong royong, peduli kepada masyarakat, dan hormat kepada orang yang lebih tua
Dengan adanya globalisasi ini, masih ada yang menjadi tantangan bagi berat bagi masyarakat di Indonesia. Tantangan tersebut yaitu kondisi masyarakat pendidikan dan usaha yang kurang kondusif. Lalu, apa yang menyebabkan hal ini masih menjadi sebuah tantangan?
1. Sumber daya manusia yang kurang siap pakai karena links & match antara pendidikan dengan lingkungan usaha tidak sesuai harapan
2. Kurangnya pembinaan soft skill kepada siswa atau mahasiswa
3. Adanya gab besar antara tujuan pendidikan dan industri
Oleh karena itu, dibutuhkan penyeimbang antara lingkungan pendidikan dengan dunia usaha di Indonesia. Kondisi penyeimbang tersebut yaitu
1. Sumber daya masunia yang memiliki potensi tinggi masih tersedia
2. Peluang kerja masih terbuka lebar
3. Meningkatnya kepedulian dunia usaha terhadap dunia pendidikan
Apakah yang dapat dijadikan solusi dalam masalah ini? Nilai-nilai olimpisme dapat dijadikan sebagai alternatif solusinya. Apa sajakah nilai-nilai olimpisme itu??
1. Living Respect
Dengan adanya sikap menghormati, maka:
· Kecintaan terhadap budaya bangsa akan meningkat
· Meningkatnya kepedulian terhadap sesame
· Selalu ingin bersikap positif
· Saling ,enghargai perbedaan
2. Living Excellent
Dengan adanya sikap prestatif, maka:
· Masyarakat tidak akan mudah menyerah
· Tidak mudah merasa puas dan selalu bekerja keras
· Melihat tantangan sebagai peluang
· Masyarakat akan semakin dinamis, kreatif, inovatif, dan selalu ingin berkarya dan belajar
Sikap prestatif ini, sesuai dengan filosofi “Citius, Altius, dan Fortius” (lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat). Filosofi tersebut bermakna bahwa sebuah bangsa akan lebih maju jika masyaraktnya selalu ingin lebih cepat dalam belajar, lebih tinggi dalam target prestasi, dan memiliki kekuatan sumberdaya yang lebih baik.
3. Living Fair Play
Dengan adanya sikap ini, maka:
· Semakin tinggi sikap sportifitas
· Dapat meminimalisasi penyakit masyarakat (KKN)
· Mengurangi budaya malas dan instan
· Menghargai kejujuran

Dengan penjabaran tersebut, maka dapat diambil kesimpulan bahwa globalisasi memiliki dampak positif dan negatif dalam kehidupan masyarakat. Untuk memerangi sikap negatif tersebut, maka nilai-nilai olimpisme dapat dijadikan solusinya. Sehingga kita dapat menjadikan globalisasi ini menjadi peluang untuk menjadi yang lebih baik lagi.